cegah satwa punah demi masa depan anak cucu kita.

Bison

Bison adalah dari keluarga sapi, sering disalah mengerti orang dengan “buffalo” yang sebenarnya adalah satwa yangterdapat di Amerika Utara. Secara garis besar ada 2 kelompok besar Wood Bison di Kanada Utara dan plains bison yang terdapat di bebererapa penjuru benua. Bison mempunya tanduk kecil yang melengkung, dan badan yang sedikit berbulu.

Populasi Bison diperkirakan pada mulanya adalah 20-30 juta. Pada sekirar akhir abad 19 terjadi pemburuan besar-besaran atas bison. Karena ini maka populasi bison terus menurun sampai hanya 1091 pada tahun 1889. Sekarang diperkirakan sekitar 500.000 ekor yang hidup di Amerika Utara. Tetapi ini bukan spesies bison murni. Kebanyakan sudah cross-breed dengan species lain.

Cegah Satwa Punah – Si rubah api

Cegah satwa punah – Satwa yang paling terkenal dalam dunia internet adalah si rubah api alias fire fox berikut adalah gambar cute yang saya ambil dari posting di Mashable tentang Gubble Filters. Ini sedikit menggambarkan peranan satwa dalam dunia perinternetan..:)

Perdagangan hewan liar

Sekarang berkembang trend untuk menjadikan satwa liar sebagai binatang peliharaan di rumah. Hal ini sangatlah menggaggu kelangsungan dan kelestarian hewan-hewan langka. Untuk mencegah satwa punah, maka diperlukan peraturan khusus untuk menangani masalah ini. Trend ini mulai menggeser hewan-hewan yang sebelumya dikenal sebagai hewan peliharaan. Namun sebagaimanapun ketatnya peraturan perdagangan hewan liar yang dilindungi tetap tinggi. Ini dikarenakan demand yang masih terus ada.

Protes menentang mantel bulu

Salah satu usaha yang dilakukan oleh kelompok penyayang binatang untuk mencegah satwa punah adalah dengan memprotes produksi mantel bulu. Perburuan hewan untuk dijadikan mantel bulu, sangat disayangkan karena menyebabkan terancam punahnya beberapa spesies satwa. Berikut videonya:

Gajah Sumatra

Populasi gajah Sumatra hanya tinggal kira-kira 500 ekor di dunia ini. Ini merupakan kerugian besar bagi bangsa kita. Di Sumatra, gajah ini sering dibunuh oleh penduduk karena dianggap mengganggu dan merusak lahan warga sehingga makin lama populasinya makin sedikit. Semenjak timbul kesadaran untuk mencegah satwa punah. Gajah Sumatra mulai diberi perhatian khusus. Gajah ini dilindungi dan berusaha dicegah dari kepunahan.

Harimau Sumatra

Harimau Sumatera termasuk salah satu hewan yang ada dalam daftar cegah satwa punah. Harimau ini diperkirakan hanya tersisa 500 ekor. Untuk itu perlau perhatian khusus untuk menangani masalah kepunahan harimau Sumatra ini. Masalah utamanya lagi-lagi adalah perusakan lingkungan yang membuat habitat harimau ini makin sempit. Untuk mencegah satwa ini dari kepunahan, diperlukan perhatian khusus dari pemerintah maupun lembaga-lembaga terkait baik dari jajaran pemerintahan maupun lembaga non pemerintah.

Badak Sumatra

Salah satu hewan yang menjadi concern team cegah satwa punah adalah Badak Sumatra. Badak ini adalah badak bercula dua. Dibandingkan dengan badak jawa, badak Sumatra jauh lebih kecil. Memang spesies ini adalah spesies yang terkecil daintara spesies badak. Badak Sumatra diperkirakan hanya tinggal 300 ekor saja. Program pelestarian badak Sumatra ini dilakukan oleh WWF Indonesia, bersama-sama dengan International Rhino Foundation [Yayasan Badak Internasional]. Bila anda concern untuk mencegah satwa punah, badak Sumatra adalah satu spesies yang perlu perhatian khusus.

Badak Jawa

Mari cegah satwa punah, Badak jawa! Bernama latin Rhinoceros sondaicus, Badak Jawa merupakan salah satu mamalia yang hampir punah. Yang terisa di seluruh dunia mungkin ahnya 50 sampai 60 ekor. Pemerintah Indonesia melakukan pertukaran dengan Vietnam untuk melestarikan badak Jawa ini. Terdapat beberapa ekor di Taman Nasional Cat Tien di Vietnam. Selain itu populasi badak Jawa hanya ada di Taman Nasional Ujung Kulon. Penyebab utama dari terancamnya spesies ini adalah sama dengan Orang Utan Kalimantan, yaitu perluasan wilayah oleh manusia menyebabkan makin sempitnya habitat hidup badak ini. Perburuan besar-besaran badak bercula satu sebelum tahun 1990 adalah penyebab utama lainnya.

Orang Utan

Orang utan nama latinnya adalah Pongo pygmaeus. Satwa ini adalah asli dari Indonesia. Species utama yang diperkirakan hamper punah adalah Orang Utan Borneo. Jumlahnya hanya tinggal sekitar 55.000 ekor yang tersisa. Jumlah ini terus mengalami penurunan. Terutama disebabkan oleh perusakan hutan dan praktek pembalakan hutan. Upaya perlindungan Orang Utan Borneo adalah dengan melindungi habitatnya. Pelestarian orang utan Borneo ini dilakukan di Taman Nasional Sebangau, Kalimantan Tengah. Perluasan dan pengalihan lahan dari hutan serta penebangan liar adalah penyabab utama terancamnya populasi orang utan